Mimpi Seorang Bocah yang terlalu mahal.

bg_supersized_03

Tulisan ini dibuat disela-sela penulisan skripsi Gue di tengah-tengah deadline.

Tulisan ini bukan untuk siapa-siapa melainkan untuk Gue pribadi.

Mungkin saat ini sosok yang digambar ini sudah tidak asing lagi bagi masyarakat penganut social media, pembaca surat kabar cetak maupun elektronik. ya benar sekali dia adalah warga negara Republik tercinta kita ini yaitu Indonesia. Sosoknya sudah tidak asing lagi dikarenakan awal tahun 2016 ini ia berhasil menggemparkan negara ini dengan deadline. bukan deadline skripsi seperti gue ini. melainkan deadline uang muka atau kalau dalam dunia jual beli down payment. uang muka untuk apa ? uang muka untuk ajang kompetisi bergengsi sejagat raya Formula one. sosoknya mulai diperhatikan para remaja-remaja tanggung, wanita-wanita tanpa batas usia mulai dari yang  muda-muda sampai emak-emak. Why ? Apa yang spesial dari laki-laki berwajah oriental Indonesia ini.

Singkat saja  ceritanya. langsung ke pokok cerita.

Dia membutuhkan dana yang bisa dibilang fantastis dan sepertinya tidak realistis. tapi mungkin saja terRealisasi alias terwujud. Namanya adalah Rio Hariyanto berusia 23 tahun yang pastinya Anak muda yang sangat berkualitas dan pantas diperhitungkan. gue tidak akan membahas  apa itu Formula One karena itu bukan kapsitas gue. Bahkan mengerti pun tidak tentang dunia yang digeluti kebanyakan lelaki tajir ini.

Lalu apa yang akan gue ceritakan disini ? gue akan menceritakan efek dari demam Rio Hariyanto yang mungkin tengah gue alami atau wanita-wanita lain diluaran sana.

Selain menggemparkan karena membutuhkan dana untuk ajang kompetisi yang tidak sedikit. Rio juga adalah sosok pemuda yang penuh mimpi, pekerja keras tidak diragukan lagi karena dia berkarir di balik kemudi sejak umur enam tahun, mungkin untuk gue pribadi di umur segitu mengerti apa arti mimpi dan cita-cita saja tidak. kalau ditanya anak segitu kebanyakan ya pasti begini

“Anak-anak kalau udah besar  cita-citanya  pengen jadi apa?” Jadi doktelllll bu guluuuu….

Cita-cita hanya sebatas jadi dokter dan profesi.

Bagi Rio yang dari umur 6 Tahun sudah memegang setir mobil yaaa walupun mobil gokart tapi sama-sama mobil kan ? sudah mengerti apa itu arti Impian dan Cita-cita di buktikan dengan konsistennya dia menekuni dunia balapan ini. saya tidak tahu apakah impiannya yang ingin menjadi pembalap Formula One ini ditanam sejak umur 6 tahun atau setelah itu. tapi bagi gue kisah Rio ini banyak membawa pelajaran yang secara tidak langsung membakar semangat gue.

jalan menuju Impian itu tidak pernah ada yang gampang. Seorang Rio yang selama kurang lebih 15 tahun menekuni arena balapan yang penuh adrenalin penuh dengan resiko tetap konsisten mempertahankan Impiannya. ditambah dengan rasa Nasionalis yang dimilikinya. untuk yang satu ini mungkin bisa di buktikan dengan Niat nya yang ingin tetap membawa Nama Indoneisa Sebagai Negara Yang saat ini ternyata telah mendukungnya secara TOTAL.

Indonesia adalah negara berkembang, negara yang masih dipenuhi dengan polemik, negara dengan penduduk yang cukup besar, yang kalau dari data Indonesia akan mendapatkan bonus demografi pada tahun 2020-2030. itu artinya Indonesia akan memiliki SDM usia produktif. Usia muda, tidak heran kalau saat ini posisi-posisi penting di Instansi pemerintah maupun swasta telah diduduki oleh jiwa-jiwa muda. trus korelasi nya dengan Rio apa ?

Rio adalah salah satu anak Muda yang dimiliki Indonesia yang bisa dijadikan RoleMode, Panutan bagi anak-anak muda yang saat ini lebih sering galau ketimbang mikirin kualitas diri. kebanyakan stay di zona nyaman. (termaksud saya sendiri). Rio dengan segala kelebihan dan kekurangannya cukup pantas untuk membuktikan Impian berbanding lurus dengan kerja keras, usaha dan doa. walaupun banyak komentar-komentar miring karena uang yang harus dikeluarkan untuk Mimpi Rio Hariyanto senilai 15 juta Euro atau kalau di Rupiahkan sebesar 225 Milliar Rupiah adalah sebuah nilai yang sangat luar biasa bahkan bisa dikatakan Fantastis untuk negara ini.

bahkan dari berita yang hilir mudik disitus pencarian mbah google pun mengatakan, cibiran miring pun cukup banyak yang menyangsikan keputusan Tim yang merekrut Rio untuk tampil di ajang balapan ini. bukan hanya dari dalam negeri ini sendiri melainkan dari negara luar. rio masih belum pantas bertanding ke ajang bergengsi ini, pencapaiannya masih belum cukup dan masih biasa-biasa saja. begitulah para komentar pesaing rio.

Dengan didukung oleh negara yang berpenduduk terbesar ke 4 dunia ini. rio berhasil menginjakkan kaki ke ajang bergengsi tersebut. walaupun tidak mudah untuk memperoleh hasil terbaik, namun Rio sudah memberikan hasil maksimal dengan usahanya untuk sampai ke posisi sekarang. Sekali lagi Rio bisa menjadi contoh bahwa membangun mimpi dan merealisasikan mimpi tidak bisa dibangun dalam semalam. semua butuh proses dan terkadang perjalanan menuju sukses jauh lebih berharga ketimbang sukses yang diperoleh.

Rio-Haryanto-storms-to-Race-2-victory-129718141414642330

Fighting Oppa, terus rendah hati, dan berikan kami hasil terbaik dari setiap usahamu !!!

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s