Bukan untuk memberimu Harapan

image

Saat bibir tak dapat berucap
Tulisan ini semoga dapat mewakilli
Dari Aku yang tidak pernah bermaksud untuk memberikan harapan palsu.

Bagaimana mungkin aku sendiri tidak pernah mengerti dengan perasaanku.
Disatu sisi aku pernah merasa sangat sepii
Dilain sisi aku sering sekali menghindari hati-hati yang ingin mendekat..
Ahhh aku tak mengerti, tak ku pahami apa inginnya hati ini.

Aku lupa bagaimana caranya jatuh cinta
Aku lupa bagaimana menyayangi dengan tulus
Aku lupa bagaimana caranya menerima pasangan apa adanya
Dan aku pun lupa bagaimana memulai untuk menjalin hubungan

Aku lupa semuanya, aku tak mengerti bagaimana ini semua bisa terjadi,
Aku pernah merasakan jatuh cinta dan dicintai, aku juga pernah merasakan luka hati akibat patah hati, aku pernah ikhlas kehilangan yang bukan menjadi takdirku tapi ia banyak mengajarkanku,

Bagaimana waktu bisa mengubur hatiku dan benar-benar mengunci hatiku, bagaimana bisa???
Aku harus menunggu, menunggu siapa ?? Menunggu waktu mengantarkan kunci hatiku.
Menunggu pangeran berkuda putih membersihkan debu yang begitu tebal menyelimuti hati ini, memberanikan diri untuk masuk dan berniat untuk tinggal selamanya.
Bagaimana mungkin ia bisa masuk jika aku sebagai pemilik hati tidak membuka hati.

Maafkan aku, sekali lagi hati ini terlalu keras bahkan pikiran ku tidak memiliki pembenaran untukku membuka hati sekarang.
Maaf, biarlah aku sendiri dulu sampai batas waktu yang tidak pernah kutahu.
Maaf, maafkan aku yang tidak bisa membuka hati ini untukmu
Biarlah aku merasa sepi, biarlah hati ini kosong tanpa penghuni, biarlah.
Mungkin aku harus merasakan ini sebelum aku mengingat kembali bagaimana rasanya jatuh hati.

Apapun yang kamu-kamu pikirkan tentangku, itu hak kalian. Ternyata aku memilih untuk tetap sendiri sampai batas waktu yang ga pernah kutahu.

Semoga kamu mengerti

See You (●´ε`)♡

Satu pemikiran pada “Bukan untuk memberimu Harapan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s